Merubah Port Default (80) Apache Server pada XAMPP

XAMPP adalah solusi instant bagi web developer/web administrator yang menginginkan engine server Apache-PHP-MySql pada komputernya, karena ketiganya sudah dalam satu paket yang siap install. Secara default, Apache server dari XAMPP ini akan menempati Port 80. Namun ada banyak aplikasi lain seperti Skype, Remote CCTV Server yang menggunakan port ini untuk komunikasi. Jika terjadi konflik pada port ini, dapat dipastikan bahwa server Apache tidak dapat bekerja.
Namun penggunaan port ini pada server Apache dapat diubah ke port lain yang tidak terpakai, misalnya dalam hal ini saya mencoba merubah ke port 8081, dikarenakan port 80 digunakan untuk Remote CCTV. Berikut langkah-langkahnya :

– edit-lah file “httpd.conf”, jika anda menggunakan xampp, file ini terletak pada direktori C:\xampp\apache\conf
– carilah baris “Listen 80” dan “ServerName localhost:80”, dan gantilah angka 80 dengan 8081

 

– simpanlah perubahan tersebut, kemudian re-start Apache server, jika anda menggunakan XAMPP, buka control panel XAMPP dan klik button “start” pada bagian “Apache”.
– buka browser dan setelah perubahan tersebut anda harus menambahkan angka “8081” pada url setelah localhost.

OSCommerce Bahasa Indonesia

Mendisain situs belanja online (Shopping Cart atau E-commerce)? Mengapa tidak menggunakan CMS (Content Managemen System) saja. Saat ini banyak Open Source CMS yang ditujukan bagi mereka yang ingin mendisain situs belanja online. Salah satu yang banyak digunakan adalah OSCommerce. Bagi yang hobi mengutak-atik PHP, OSCommerce cocok karena alur script programnya mudah dipelajari dan diubah sesuai keinginan kita.

OSCommerce juga menyediakan plugin bahasa Indonesia yang dapat didownload dari http://addons.oscommerce.com/info/4758. Secara default, OSCommerce menyertakan bahasa Ingrris, Jerman dan Spanyol pada saat instalasi. Berikut adalah langkah-langkah menambah bahasa Indonesia pada OSCommerce. Dalam hal ini saya akan menghapus bahasa Jerman dan membuat bahasa Spanyol menjadi bahasa Indonesia, sehingga situs OSCommerce yang saya buat akan mempunyai opsi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia saja :

  • Buka database OSCommerce, dan browse table language
  • Edit record no. 3 , ubah field name dari “Espanol” menjadi “Indonesia”
  • Delete record no. 2 (Deutsch)

  • Menuju ke directory ../includes/languages/espanol/images/, dan edit file “icon.gif” dari semula bendera Spanyol menjadi bendera Merah Putih menggunakan Photoshop atau yang lainnya.
  • Extract plugin hasil download dan copy pada directory ../includes/languages/espanol
  • Buka browser dan lihat hasilnya.

Integrasi Script PHP ke Joomla 1.5 dengan Plugin Sourcerer

Bila ada pooling mengenai CMS apa yang paling populer dan banyak dipergunakan, mungkin Joomla ada pada urutan teratas. CMS Open Source ini dikenal karena selain gratis juga karena banyak komunitas dan forum yang mendiskusikannya. Bagi para developer web yang menggunakan PHP dan ingin mengintegrasikannya script PHP tak usah bingung. Joomla kaya akan plugin yang memungkinkan kita untuk melakukan hal tersebut. Salah satu plugin untuk itu adalah Sourcerer. Plugin ini memungkinkan kita untuk menulis script PHP pada bagian artikel dari Joomla.

Berikut adalah contoh untuk mengintegrasikan script PHP dengan Joomla 1.5 (diasumsikan anda sudah menginstall Joomla, dalam hal ini Joomla versi 1.5.x) :

  • setelah selesai, buka Joomla dan masuk ke administrator
  • pada menu “extension”, klik menu “install/uninstall”
  • browse direktori dimana file download Sourcerer berada
  • klik button “upload file & install”
  • setelah install berhasil, aktifkankan sourcerer melalui menu “extenstion”, pilih “plugin manager”, lalu “enable”-kan “System Sourcerer”

Pada tahap ini plugin tersebut sudah aktif dan kita sipa untuk menulis artike berupa script PHP. Kita akan mencoba sebagai berikut :

  • Buat artikel baru melalui menu “Site”, pilih “Control Panel”. Kemudian klik “New Article”.
  • Pada bagian bawah dari editor article akan muncul button baru Sourcerer.

  • klik button sourcerer, akan muncul window pop-up.

  • tempatkan script PHP pada bagian bertuliskan “// You can place PHP like this”.
  • klik button “insert” di pojok kanan atas untuk menyimpan hasilnya.
  • publish artikel Joomla seperti biasa, dan lihat hasilnya

Sumber :

http://extensions.joomla.org/extensions/5051/details

Desain Web Dengan Concrete CMS (3) : Mengubah Theme

Bagian manakah yang paling sering “dipermak” bila kita mengelola sebuah website? Salah satu jawaban yang paling sering dilontarkan adalah Tema! Ada banyak tema untuk Concrete5 yang dapat didownload, antara lain di c5mix.com. Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstall tema.
Setelah download tema, umumnya dalam bentuk .zip, extract pada direktori themes pada root Concrete5.
  • Setelah download tema, umumnya dalam bentuk .zip, extract pada direktori themes pada root Concrete5.

concrete_10

  • Login ke administrator Concrete, klik button “Dashboard” di pojok kanan atas, lalu pilih menu “Pages and Themes”.
  • Folder berisi Tema yang baru akan muncul seperti gambar berikut :

concrete_11

  • Klik “Install”
  • Tema siap untuk diaktifkan

Desain Web Dengan Concrete CMS (2)

Concrete adalah CMS yang bersifat WYSIWYG (What you see is what you get), tampilan grafis-nya memudahkan kita untuk mengedit konten website yang ada. Setelah login kita akan melihat Dashboard seperti pada umunya CMS.

  • Pada sisi kanan atas ada 3 buah button. Klik “Return to Website” untuk memulai mengedit page “Home” dari isi website.

concrete_04

  • Setelah page “Home” muncul pada sisi kiri atas klik button “Edit Page” untuk masuk ke fasilitas edit.
  • concrete_05

  • Setiap bagian akan berbingkai merah. Klik bagian yang akan diedit. Muncul drop down dan pilih edit

concrete_06

  • Setelah selesai mengedit isinya klik “Update” untuk mengupdate isi website.

  • Klik bagian yang lain dari page tersebut untuk editing

  • Setelah selesai mengedit semua bagian dari page tersebut klik button “Exit edit mode” di pojok kiri atas.

concrete_07

  • Untuk menyimpan hasil editing klik “Publish My Edit”

Kita dapat melihat susunan atau hirarki dari website kita dengan meng-klik button “Dashboard” di pojok kanan atas, kemudian akan muncul deretan menu di bagian kiri. Klik “Sitemap” untuk melihat susunan dari seluruh isi website.

concrete_08

Untuk menambah page pada website lakukan hal sebagai berikut :

  • Klik “Home” pada susunan hirarki website

  • Klik “Add Page” pada menu drop down

  • Pilih bentuk page. Secara default ada 3 buah bentuk yang ada

  • Isi Name dan Alias sesuai yang kita inginkan, dalam hal ini saya beri nama “Product”

  • Klik button “Add”

  • Page “Product” akan muncul di susunan website kita

  • Klik “Back to Website” untuk melihat dan meng-edit isi dari page tersebut

Bila kita klik page “Product” maka kita melihat bahwa page tersebut masih kosong. Klik button “Edit Page” di pojok kiri atas. Pilih satu konten, misalnya “Add to main” untuk mengisi page.

concrete_09

  • Pilih salah satu jenis yang kita kehendaki, bisa berupa content, html, autonav, form dan lain-lain yang sesuai dengan kebutuhan page tersebut. Total ada 17 jenis yang disediakan

  • Selesai membuat isi dari page silahkan klik button “Exit edit mode” di pojok kiri atas, kemudian pilih button “Publish my edit” untuk menampilkan hasil editing page tersebut.

Desain Web Dengan Concrete CMS (1)

Mendesain web? Yang ada di benak langsung terbayang Adobe Dreamweaver, Microsoft Frontpage, NVU dan lain-lainnya. Atau bila kita sudah akrab dengan CMS (Content Management System) yang kita bayangkan adalah WordPress, Joomla!, Drupal atau yang lain-lain. Bagaimana dengan Concrete? Mungkin sebagian dari kita sudah mendengar dan mencoba, yang walaupun tidaklah seheboh yang tersebut diatas, Concrete cukup menarik untuk disimak. Concrete adalah CMS yang ditujukan bagi mereka yang ingin mendesain web secara instan dan yang bersifat statis (bukan post blog). Dalam kesempatan ini kita akan mencoba untuk menginstall Concrete, yang dapat kita download disini. Yang saya pakai saat ini adalah versi 5.3.2.

Diasumsikan anda sudah mempunyai web server Apache-PHP-MySQL di komputer anda. Dalam hal ini saya menggunakan XAMPP.

  • Buat database dengan menggunakan phpmyadmin atau command prompt, beri nama ‘c5’

  • Extract file instalasi di directory web server, dalam hal ini folder saya beri nama c5

  • ketik di url browser sebagai berikut : http://localhost/c5/

  • akan muncul form instalasi sebagai berikut :

concrete_01

  • isi parameter entry sebagai berikut :

  • Name Your Site : Concrete Test

  • E-mail : alamat e-mail anda

  • Server : localhost

  • MySQL username : username MySQL

  • MySQL password : password MySQL

  • Database name : c5 atau sesuai nama database yang dibuat

  • Klik “Install Concrete”

Bila instalasi berhasil anda akan diberi username dan password default untuk login.

concrete_02 Untuk login ke back-end page url-nya adalah : http://localhost/c5/index.php/login/. Dari sini kita bisa mendesain seluruh isi website.