Sharing Scanner di Network dengan BlindScanner di WinXP

Sharing printer di LAN (local area network)? Semua administrator jaringan/networking pasti bisa melakukan hal tersebut. Tapi bagaimana dengan sharing scanner di LAN? Pertama kali ditanya seperti itu saya jawab dengan yakin “ya” dan membayangkan pasti segampang sharing printer. Eh..ternyata tidak segampang yang dibayangkan. Googling kesana kemari hanya menghasilkan pesimisme bahwa scanner bukanlah perangkat yang bisa di “share” dalam LAN.

Beberapa lama mencari dalam belantara google mendapatkan hasil bahwa scanner bisa di-share dengan bantuan aplikasi third party. Berburu aplikasi yang bisa meng-share scanner bertemu dengan aplikasi “BlindScanner” yang freeware (selain beberapa aplikasi berbayar).

Download BlindScanner dan install di komputer dimana scanner berada (server). Pada saat instalasi pilihlah “Install server as service”, dan install BlindScanner di komputer client dan pilih “Install client” pada saat instalasi.

Yang perlu kita lakukan sekarang adalah setting parameter di komputer client sebagai berikut :

  • Klik button “Add New Server”, kemudian isikan IP Address dari komputer dimana scanner terpasang
  • Pada dropdown di bawahnya pilihlah jenis scanner
  • Pada bagian “Destination folder dan format” pilih folder untuk menyimpan dan format file yang di-scan.
  • Pada bagian setting bisa dipilih resolusi scan dan color mode
  • Tekan tombol “Scan” untuk memulai

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah :

  • Penamaan file hasil scanning dilakukan secara otomatis
  • Tidak ada indikator proses scanning
  • Antivirus PCMAV mengenali aplikasi ini sebagai trojan

Spesifikasi hardware :

  • Komputer : Windows XP SP2
  • Scanner : Epson Multifunction Printer TX300

Revolusi Bentuk Keyboard

Sudah pernah melihat dan menggunakan keyboard yang bisa digulung? Keyboard semacam itu sudah banyak dijual di Indonesia. Praktis dan tidak memakan tempat. Selama beberapa tahun keyboard yang merupakan perangkat input utama sebuah sistem komputer jarang mengalami perubahan yang revolusioner. Paling-paling hanya penambahan tombol.

Namun bila kita ikuti lebih lanjut, perkembangan keyboard tidak kalah menarik bila kita bandingkan dengan peripheral yang lain, misalnya : keyboard yang tahan air, atau bahkan bisa dicuci, berpendar atau bercahaya, tobol yang bisa diacak (customizable), dilengkapi dengan handwriting recognition (sehingga kita bisa membubuhkan tandatangan di dokumen yang kita ketik).

Namun yang menurut saya paling menarik adalah virtual laser keyboard, yang mengingatkan saya pada film “Johny Mnemonic”. Cara kerja keyboard ini adalah menggunakan pemancar sinar laser yang menampilkan gambar keyboard pada permukaan meja kerja (atau permukaan yang rata). Dan kita cukup menyentuh gambar tersebut untuk menampilkan huruf atau tanda baca yang kita ketik. Tidak hanya untuk komputer, keyboard jenis ini diklaim kompatibel dengan perangkat PDA ataupun smartphone yang terkoneksi dengan Bluetooth. Tertarik? Sayang kita harus bersabar untuk mendapatkan yang seperti ini karena belum dipasarkan secara bebas.

Sumber asli :

http://www.smashinglists.com/10-most-revolutionary-keyboards/

Mengatasi Unmountable_boot_volume di BSOD (Blue Screen of Death) Windows XP

BSOD (Blue screen of death) atau layar biru pada saat booting ataupun running windows menandakan bahwa ada hardware atau software yang tidak bekerja dengan semestinya. Bila kita baru menambahkan perangkat dan software baru, solusinya kita bisa mencopot hardware yang baru kita pasang dan meng-uninstall driver software-nya. Lalu bagaimana bila pada saat starting windows langsung muncul BSOD dengan salah satu messagenya “UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME” ? Bisa jadi file BOOT.INI sistem windows rusak atau boot sector hardisk rusak. Bila kita bisa masuk ke safe mode mungkin tidak menjadi masalah. Namun bila tidak bisa, kita bisa melakukan hal berikut :

  • Boot ulang komputer dengan CD installer Windows XP
  • Ketika pilihan “Install” dan “Recovery Console”, pilih “R” untuk masuk ke recovery console
  • Bila muncul pertanyaan mengenai password, masukkan password administrator, akan muncul command prompt “C:\>”
  • ketik di command prompt C:\>CHKDSK /P

Proses checking dan repair akan dilakukan, dan setelah selesai akan ditampilkan report dari hasil check dan repair. Bila diperlukan, setelah proses di atas ketikkan C:\>FIXBOOT, untuk memperbaiki boot sector. Ketik EXIT, dan windows XP akan kembali normal.

Dipraktekkan dari :

http://www.ehow.com/how_4937440_fix-unmountablebootvolume-blue-screen-death.html

Error Install Realtek HD Audio Driver di Win XP

Ketika seorang teman datang dan mengeluh karena komputernya tidak bisa mengenali sound card setelah install ulang Windows XP, saya menganggap itu masalah yang simpel. Tinggal install driver dan beres..res. Namun ternyata permasalahannya tidak segampang yang saya bayangkan.

Awalnya saya melihat ke device manager dan melihat tanda Exclamation (tanda tanya) di salah satu bagian di Sound Device. Saya coba dengan mengupdate driver dengan CD bawaan motherboard (ASUS P5GC-MX) tapi ternyata tidak berhasil. Kemudian saya coba install langsung dengan setup.exe untuk Realtek Audio Driver, namun muncul error message “Install Realtek HD Audio Driver Failure” dan install gagal. Saya coba berinisiatif mendownload driver terbaru dari situs Realtek, namun hasilnya sama saja, sangat membuat penasaran karena sebelumnya belum pernah driver audio bertingkah seperti itu. Di beberapa forum ada yang menyarankan untuk menginstall dahulu “hotfix” files yang disertakan saat mendownload diver dari Realtek., namun itu juga belum mengatasi permasalahan.

Setelah googgling kesana kemari akhirnya ketemu juga cara yang ampuh, sebagai berikut :

1. Reboot dalam safe mode

2. buka device manager

3. klik di system devices

4. Disable (JANGAN UNINSTALL) Microsoft UAA driver.

5. Reboot dalam safe mode (sehingga driver tidak di-load)

6. buka kembali device manager

7. klik system devices

8. uninstall Microsoft UAA driver. Ini akan membuang juga driver Realtek sebelumnya

9. Reboot lagi Windows XP (kali ini dalam normal mode)

10. Install Realtek drivers langsung dari setup.exe

11. Reboot dan sound akan dapat dinikmati