Android@Home untuk Kendali Perangkat Rumah Tangga

Seperti apakah peranan teknologi ponsel dimasa mendatang? Bayangkan kehidupan rumah tangga kita di masa mendatang dikendalikan oleh sebuah perangkat universal secara remote (melalui ponsel)seperti ini :

  • menyalakan lampu,

  • membuka pintu rumah/pagar

  • menyalakan ac/pemanas air

  • mencari tahu apakah isi kulkas habis

  • mengendalikan kamera keamanan/CCTV

Mimpi? Ya, namun itulah yang sedang diwujudkan Google melalui aplikasi Android@Home. Tidak berhenti hanya pada Operating Sistem bagi smartphone, tablet, atau komputer, perangkat Android sedang dalam proses pengembangan untuk keperluan pengendalian perangkat rumah tangga seperti contoh diatas. Nantinya, pengguna smartphone Android dapat mengendalikan seluruh perangkat rumah tangga yang terkoneksi melalui aplikasi Android, demikian menurut Direktur Manajemen Produk dari Google.

Tungsten adalah produk yang didemokan pada saat rilis Android@home. Produk ini men-sinkronisasikan perangkat multimedia dengan “Google Music Cloud”. Saat ini juga Google sedang bekerjasama dengan perusahaan lampu “Lighting Science Group” untuk mewujudkan hal tersebut, yang rencananya akan terwujud akhir tahun 2011.

 

Sumber :

dailytech.com

Advertisements

Aplikasi Penjualan Menggunakan PHP Point of Sale

Bingung mencari aplikasi penjualan berbasis ritel atau toko? Bingung menggunakan aplikasi penjualan/point of sale berbayar? Mungkin anda bisa mencoba PHP Point of Sale. Aplikasi freeware berbasis web yang dibangun dengan script PHP dan database MySQL ini ringan dan simple dalam penggunaannya. Walaupun tidak mengharuskan penggunanya menguasai PHP dan MySQL, namun dalam proses instalasinya tetap mengharuskan kita untuk merubah sedikit script PHP didalamnya. Berikut adalah langkah-langkah instalasi dan penggunaannya. Diasumsikan anda sudah men-download PHP Point of Sale dan sudah memiliki Apache-PHP-MySQL dalam komputer anda :

  • Buatlah database kosong pada MySQL, misalnya “phppos”
  • Extract file download dan tempatkan pada directory web server anda, misal “/phppos”
  • Pada directory /application/config, rename-lah file “database.php.tmpl” menjadi “database.php” dan editlah script-nya (bisa menggunakan notepad)

  • Tempatkan username database pada bagian “username” diantara tanda petik (“”)
  • Tempatkan password database pada bagian “password” diantara tanda petik (“”)
  • Tempatkan nama database pada bagian “database” diantara tanda petik (“”)

  • Import-lah table yang disertakan pada folder “database” pada database yang dibuat sebelumnya (dalam contoh ini saya menggunakan phpMyAdmin)

  • Proses instalasi selesai. Bukalah browser dan ketik pada url “http://localhost/phppos
  • Login window muncul, ketik username : admin, password : pointofsale. Username dan password ini dapat diubah setelah anda berhasil login

  • Sebelum memulai proses entry transaksi penjualan, anda diharuskan meng-entry supplier, customer, dan item barang dan pembelian terlebih dahulu
  • Anda juga dapat mengkonfigurasi identitas toko dan membuat user baru dengan batasan akses sesuai level user.
  • Secara default, mata uang yang digunakan adalah US dollar ($), namun kita dapat merubah sesuai keinginan. Bukalah file “currency_helper.php” pada folder “/helper” dan edit isinya.
  • Gantilah tanda “$” (pada baris ke-6 dan ke-10) dengan “Rp.” dan reload aplikasinya.

Merubah Port Default (80) Apache Server pada XAMPP

XAMPP adalah solusi instant bagi web developer/web administrator yang menginginkan engine server Apache-PHP-MySql pada komputernya, karena ketiganya sudah dalam satu paket yang siap install. Secara default, Apache server dari XAMPP ini akan menempati Port 80. Namun ada banyak aplikasi lain seperti Skype, Remote CCTV Server yang menggunakan port ini untuk komunikasi. Jika terjadi konflik pada port ini, dapat dipastikan bahwa server Apache tidak dapat bekerja.
Namun penggunaan port ini pada server Apache dapat diubah ke port lain yang tidak terpakai, misalnya dalam hal ini saya mencoba merubah ke port 8081, dikarenakan port 80 digunakan untuk Remote CCTV. Berikut langkah-langkahnya :

– edit-lah file “httpd.conf”, jika anda menggunakan xampp, file ini terletak pada direktori C:\xampp\apache\conf
– carilah baris “Listen 80” dan “ServerName localhost:80”, dan gantilah angka 80 dengan 8081

 

– simpanlah perubahan tersebut, kemudian re-start Apache server, jika anda menggunakan XAMPP, buka control panel XAMPP dan klik button “start” pada bagian “Apache”.
– buka browser dan setelah perubahan tersebut anda harus menambahkan angka “8081” pada url setelah localhost.

Microsoft Tunda Rilis Windows 7 Tablet

Wabah tablet gadget yang dimulai sejak peluncuran iPAD oleh Apple tampaknya akan terus berlangsung dan semakin menjadi-jadi dan masih akan booming di tahun-tahun mendatang. Disusul oleh Samsung dengan Galaxy Tab yang juga meraih market share yang tidak sedikit, makin tak terhitung lagi jenis dan brand terkenal seperti HP, Motorola sampai dengan lokal seperti CSL (Handroid) merilis tablet gadget versi masing-masing.

Microsoft sebagai front leader tampaknya (walaupun sedikit terlambat) ingin juga menikmati kue bisnis dari tablet gadget tersebut. Ketika kompetitor seperti Apple telah merilis iOS 4.3 dan Android menerbitkan versi 3.0 (Honeycomb), Microsoft bakal mempersenjatai tablet-nya dengan membawa nama besar Windows 7 yang terbilang sukses di pasaran, walaupun sebenarnya sistem operasi tersebut tidak diperuntukkan bagi gadget tablet, dengan dukungan processor hemat energi Intel Atom.

Namun rencana rilis tahun 2011 tersebut tampaknya tertunda hingga akhir tahun ini, dikarenakan Microsoft masih melihat Windows 7 harus mengadopsi dan diperkaya dengan fitur “Touch” dan memodifikasi-nya agar dapat berjalan lebih cepat pada gadget tablet, bila ingin lebih bersaing. Bahkan bukan tidak mungkin akan menggunakan Operating Sistem yang lebih baru lagi. So, mari kita tunggu inovasi dari Bill Gates.

Backup Dan Restore Drive C: (Windows XP) Melalui Driveimage XML dan BartPE

Backup dan restore adalah hal yang wajib dan lumrah dilakukan dalam memelihara data kita di komputer. Caranya yaaa..copy dan paste tentunya (yang ini semua taulah..xi..xi..xi). Akan berbeda bila yang kita backup dan restore adalah sistem operasi  (dalam hal ini Windows XP atau drive C:) yang sedang aktif kita pakai (naah..yang ini saya juga baru coba). Yang kita butuhkan adalah CD Windows XP, BartPE, dan plugin Driveimage XML. Bagaimana caranya? here they are :

– Siapkan CD Instalasi Windows XP
– Pertama, kita download adalah plugin DriveImage XML . Dengan plugin ini, bootable CD BartPE yang kita buat mempunyai tambahan fitur backup dan restore.
– Kedua, kita download BartPE. Dengan software ini kita bisa membuat CD Pre-Instalation (PE). Install dan jalankan BartPE.
– Masukkan CD Installer Windows
– Kembali ke window BartPE, isi bagian source dengan drive dimana CD installer Windows berada (D:\, E:\, dsb)
– Abaikan bagian Custom dan output
– Pada bagian Media Output bisa pilih Create ISO atau langsung Burn ke CD

– Pilih button “Plugins”, klik button “Add”, dan carilah file plugin “driveimage_xml.cab” hasil download , lalu close window, kembali ke window awal.

– Klik button “build”, tunggu sampai proses selesai, lalu close. Bila anda langsung burn pada CD, maka Bootable CD siap dijalankan.

– Setelah restart dan boot via CD, klik button “GO” di kiri bawah dan carilah menu “Driveimage XML”. Proses backup dan restore drive siap dilakukan.

Dari yang pernah saya lakukan, proses backup yang dilakukan jauh lebih cepat bila kita bandingkan dengan proses backup melalui tools bawaan Windows XP

Error MySQL : #1033 incorrect information in file xxx.frm

Jika diibaratkan suatu aplikasi komputer adalah tubuh manusia, maka database engine adalah nyawa manusia. Maka apalah artinya sebuah aplikasi komputer bila database engine-nya tidak berjalan sempurna. Bertahun-tahun saya menggunakan MySQL sebagai nyawa dari berbagai aplikasi desktop ataupun aplikasi web tanpa permasalahan yang serius, sehingga kadangkala menyepelekan backup database.

Suatu hari pemandangan mengerikan terpampang di monitor ketika sedang menjalankan phpMyAdmin bertuliskan “#1033 incorrect information in file xxx.frm” di salah satu table dari database.  Singkat kata, table tidak bisa di-browse, export, import, repair, reindex, dll. Beruntung mbah GOOGLE berbaik hati memberikan wangsit yang ampuh untuk mengatasi problem ini (thanx to mas Didit atas googling-nya). SYARAT UTAMA adalah : kita mempunyai structure table yang rusak tersebut.

Berikut adalah langkah-langkah untuk memperbaikinya :
– Stop service MySQL
– Semisal table yang rusak bernama “karyawan”. Buka directory dimana MySQL terinstall, kemudian explore folder “data”. Database yang kita punya berbentuk folder yang berisi table dalam database. Setiap table terdiri dari 3 (tiga) file ber-extention .frm, .MYD, .MDI


– Copy file .MYD dan .MDI ke lain tempat sebagai backup
– Hapus file .frm
– Start kembali service MySQL
– Buatlah table yang structure-nya sama persis
– Copy/move kembali file .MYD dan .MDI ke folder asalnya
– Re-start MySQL bila diperlukan

Dan Sim Salabim Abrakadabra..table anda akan kembali lagi

Membaca Partisi Linux Dari Windows Dengan Ext2Read

Beberapa rekan yang doyan mengoprek komputer pasti mempunyai PC atau laptop yang didalamnya ter-install dual operating system, misalnya Linux dan Windows. Lalu bagaimana sistem penyimpanan data anda? Pada partisi Linux atau Windows? Jika anda aktif pada sistem Linux, explore partisi windows dapat dilakukan dengan aplikasi ntfs-3g (dalam hal ini tidak saya bahas, karena sudah banyak artikel yang memuat hal ini).

Lalu bagaimana jika yang aktif adalah sistem Windows dan kita hendak meng-explore partisi Linux? Anda dapat menggunakan aplikasi Ext2Read. Dapat membaca partisi Linux berformat Ext2/Ext3/Ext4, aplikasi dengan ukuran 3,8 mb ini dalam penggunaanya tidak perlu proses install. Interface-nya sederhana dan praktis untuk melakukan proses copy file dari partisi Linux ke Windows. Klik file yang akan di-copy, lalu pilih menu/button “Save”, atau dapat langsung klik kanan pada file dan pilih “Save”, dan simpan pada partisi Windows.

Spesifikasi Uji :

– Dual Operating System Windows XP SP2 & Ubuntu 9.04

Previous Older Entries Next Newer Entries